Warga Pangkalan Kerinci Kota Keluhkan Pelayanan Petugas Kebersihan

PELALAWAN,fokusinvestigasi.com :

Beberapa tumpukan sampah yang berserak di sejumlah lokasi Pangkalan Kerinci Kota membuat warga resah dengan kondisi ini, menciptakan lingkungan yang tidak sehat dan menimbulkan keprihatinan terhadap kesejahteraan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Tumpukan sampah ini sudah sering ditemukan sebelum  musibah banjir yang melanda kota pangkalan kerinci, seperti di jalan lintas Timur Simpang Jalan Sepakat, dan di Jalan Pemda GG  Wajib Senyum terdapat sampah-sampah yang berserakan di sepanjang jalan tersebut. Tumpukan yang dalam jumlah banyak menutupi badan jalan sekitar 2 meter. Sementara masyarakat yang lalu lintas merasa terganggu dengan sampah yang sudah menutupi jalan umum ini tanpa ada solusi untuk penanganan yang lebih baik.

Salah satu warga setempat Noperius Zalukhu menyampaikan keluhannya terkait tumpukan sampah yang berada di Jalan Pemda GG Wajib Senyum  Kelurahan Pangkalan Kerinci, Kecamatan Pangkalan Kerinci Kota, Kabupaten Pelalawan. Pada Rabu (17/1/2024).

“Sudah 1 tahun menjadi tempat pembuangan sampah organik dan anorganik, sehingga bercampur bau busuk yang menyengat dan meresahkan. Lingkungan ini semakin tercemar dan kotor akibat tingkat kesadaran masyarakat yang kurang peduli terhadap kesehatan. Sementara kami warga disini tidak pernah membuang sampah di sekitar jalan umum GG wajib Senyum, dan beberapa kali RT setempat sudah menyampaikan himbauan untuk menjaga lingkungan  dan tidak membuang sampah dengan sembarangan terutama di sepanjang jalan fasilitas umum. Tetapi karena sampah masyarakat  semakin bertambah dan belum ada solusi untuk tempat penumpukan yang aman, sehingga secara sembunyi-sembunyi membuangnya di Jalan Pemda GG Wajib Senyum,” ungkap Noperius Zalukhu.

Di jalan lintas Timur masih ditemukan tumpukan sampah yang berserakan, tidak ada yang peduli, masyarakat dan pemerintah hanya cukup melintas dan sampah-sampah tersebut berhari-hari menumpuk. Bahkan ditemukan Sebuah tulisan tentang pelarangan pembuangan sampah didepan rumah warga di Jalan Lintas Timur Simpang BTN Lama, Pangkalan Kerinci Kota “Jangan Membuang Sampah Disini Bin*T*ng” cetus sebuah tulisan keras. Karena kesal sengaja dibuat tulisan itu agar siapapun tidak sembarangan membuang sampah dan menumpuk di depan rumahnya atau tempat berjualan.

Hal ini merupakan tanggung jawab bersama masyarakat dan pemerintah untuk saling berkoordinasi tentang penanganan keselamatan lingkungan hidup. Sebab jalan ini adalah jalan umum, pemerintah harus lebih jeli memperhatikan kondisi buruk ini. Bukan saja karena akibat banjir, sehingga sampah-sampah ini berserak dan semakin menumpuk. Tempat penumpukan sampah di lokasi ini sudah 1 tahun yang lalu bejalan karena sampah-sampah masyarakat yang dibuang secara liar, kurang bertanggung jawab tanpa memikirkan kesehatan masyarakat setempat. Tentu menimbulkan keprihatinan terhadap kesejahteraan masyarakat.

Penanganan sampah yang dilakukan oleh pemerintah daerah  melalui Kadis DLH Kabupaten Pelalawan terus berupaya mencari solusi dan mengangkut sampah-sampah yang meresahkan ini. Berbeda halnya di tempat lain, sampah-sampah yang berserak diakibatkan oleh genangan air karena banjir. Sejumlah tempat dan area pemukiman warga terjadi penumpukan sampah ketika banjir, karena  sulit dilalui oleh kendaraan pengangkut sampah menuju TPA.

Ketua RT 003 RW OO9 Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota membeberkan masalah sampah yang terdapat di jalan umum tersebut. Dan terus berharap kepada pemerintah agar dapat mendengarkan keluhan masyarakat.

“Sudah lama sekali tempat itu menjadi tempat penumpukan sampah. Dan itu bukan sampah warga sekitar melainkan hasil pembuangan secara liar yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Sepertinya pada subuh menjelang pagi hari mereka membuang sampah disana ketika masih suasana sepi. Orang-orang dari luar lokasi ini yang melakukannya. Sehingga pada pagi  hari  sampah-sampah itu sudah menumpuk dan dampaknya cukup memprihatinkan,” jelas Ketua RT setempat.

Selanjutnya Ketua RT menerangkan terkait tempat penumpukan sampah tersebut terbentuk bukan karena disengaja. Tetapi sudah pernah dihimbau untuk tetap menjaga kondusifitas lingkungan.

“Selama ini sudah pernah disampaikan kepada Kelurahan dan Kecamatan Pangkalan kerinci agar bisa memberikan bak sampah atau mencari lokasi lain yang aman untuk tempat pembuangan sampah sementara, tetapi hasilnya masih belum terealisasi. Kemudian yang bisa dilakukan adalah pihak Dinas Lingkungan Hidup mengangkut sampah tersebut ke TPA namun tidak terlaksana sesuai harapan,” terangnya.

Masih Ketua RT setempat mengatakan bahwa harapan kami agar hal ini dapat menjadi perhatian pemerintah dan mencari solusi terbaik agar Pangkalan Kerinci Kota bebas dari pencemaran lingkungan yang membahayakan keamanan dan kesehatan masyarakat.

Setelah dikonfirmasi kepada Kadis DLH Kabupaten Pelalawan dan  Kabid Persampahan Jhon belum bisa tersambung dengan nomor handphonenya dan tidak membalas terkait pesan media ini yang dikirim di WhatsApp Kabid Persampahan DLH. Dan  sampai berita ini terbit pihak DLH belum memberikan tanggapannya. (Tim DPD SIJI)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *