APH dan Pemda Pelalawan Sudah Bertungkus Lumus Urai Kemacetan, Ketum Hipmawan: Semua Pihak Harus Bekerja Sama

Pangkalan Kuras,jurnalriau.com – Kemacetan yang terjadi beberapa hari terakhir di Jalan Lintas Timur Kilometer 83 Desa Kemang hinggga sampai ke Desa Dundang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawa, Riau.

Pasalnya, debit air yang sebelumnya mulai surut yang sudah bisa dilalui mobil tipe mini, namun beberapa hari terakhir debit air kembali meningkat membuat mobil tidak bisa melintasi jalan Lintas Timur Kilometer 83.

Kemacetan diperparah akibat mobil-mobil yang saling mendahului. Padahal, TNI,personil Polres Pelalawan bersama Pemerintah Daerah Pelalawan segenap masyarakat sudah bertungkus lumus berupaya mengatur lalu lintas dengan buka tutup satu jalur.

Bacaan Lainnya

Hal ini disampaikan Ketua Hipmawan Pekanbaru, Taufik bahwa pihak pemerintah daerah Pelalawan maupun Polres Pelalawan sudah berupaya bekerjasama mengurai kemacetan sejak Jalan Lintas Timur kilometer 83 terendam banjir. Bahkan, masyarakat tempat ikut membantu mengurai ke macetan.

“Kita menilai dan melihat pihak Kepolisian maupun Pemerintah sudah berupaya menguraikan kemacetan, namun masih ada saja mobil yang nakal untuk saling medahului kemacetan,” ucap Taufik.

Lanjut Taufik diharapkan, pihak kepolisian dan Pemda Pelalawan serta TNI harus tegas terhadap mobil-mobil yang nakal tersebut, gara-gara ulah satu orang kemcetan semakin panjang.

“Kita harap pengendara mobil tetap tertib dan mengikuti arahan dari pihak kepolisian, tujuan tak lain tidak bukan untuk pengendara itu sendiri sampai dengan selamat sampai tujuan,”terangnya.

Dirinya juga mendoakan untuk petugas kepolisian dan Pemda Pelalawan yang sudah hampir sebulan mengurai ke macetan di Jalan Lintas Timur Kilometer 83 tetap diberikan kesehatan. Selain itu, juga diperhatikan asupan vitamin mereka selama bertugas.***

Pos terkait

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *