www.jurnalriau.com
Rabu, 05 08 2020
F-PPPPM Audiensi ke Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti

Selasa, 14/07/2020 - 09:39:43 WIB
F-PPPPM Audisi ke Komisi II DPRD Meranti
TERKAIT:
 
  • F-PPPPM Audiensi ke Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti
  •  

    JURNALRIAU.COM | MERANTI - Sejumlah pemuda Kecamatan Pulau Merbau yang tergabung kedalam Forum Pemuda Peduli Pembangunan Pulau Merbau (F-PPPPM) kembali melakukan  audiensi ke Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (13/7/2020).

    Kedatangan mereka yang ketiga kalinya itu untuk mengadukan permasalahan yang sama terkait tata kelola transportasi penyeberangan Semukut - Mekong dan sebaliknya.

    Dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi II DRPD, Muzamil Baharudin tersebut turut dihadiri seluruh anggota komisi yang membidangi ekonomi dan pembangunan itu.

    Perwakilan F-PPPPM Kepulauan Meranti, Al Amin menyampaikan terkait fasilitas dan pelayanan dan standar keselamatan yang minim serta tarif penyeberangan yang dipatok sangat mahal dan tidak logika.

    "Untuk kesekian kalinya kami datang kemari untuk menyampaikan hal- hal penting terkait penyeberangan Mekong- Semukut. Besar harapan kami kepada DPRD untuk menyikapi masalah yang menurut kami bukan lagi masalah lama, namun persoalan yang klasik sampai saat ini tidak tuntas," kata Al Amin.

    Terkait persoalan tersebut, F-PPPPM meminta kepada legislatif untuk segera berkoordinasi dengan pihak eksekutif dalam hal ini Bupati Kepulauan Meranti untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi masyarakat itu.

    "Harapan kami meminta kepada Bupati Kepulauan Meranti melalui Dinas Perhubungan untuk membuatkan surat edaran terkait penurunan harga Kempang Mekong - Semukut ataupun sebaliknya menjadi Rp 5000 permotor. Selain itu pelayanan yang minim dan standar keselamatan yang tidak sesuai dengan Standar Pelayanan Minimum. Ini sangat tidak layak, sudahlah tinggi harganya, pelayanan kurang dan keselamatan penumpang juga tidak dijaga. Untuk itu kami mendesak DPRD untuk membuat perda dan jika tidak memungkinkan bisa dengan perbup alam waktu satu Minggu," ujar Al Amin.

    Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin mengatakan jika pihaknya menyatakan setuju jika tarif kempang diturunkan dari Rp 10 ribu menjadi Rp 5 ribu.

    Selain itu pihaknya juga mendukung terhadap pemenuhan dan peningkatan fasilitas di pelabuhan tersebut.

    "Kalau harganya Rp 5 ribu itu masuk akal dan kami juga mendukung poin faktor keselamatan dan peningkatan fasilitas. Namun jika untuk memutuskan kami tidak bisa berjanji karena ini berhubungan dengan hajat hidup orang banyak dan ada kepentingan bisnis di sana. Yang jelas ini kami pastikan dikerjakan dan diurus sesegera mungkin," kata Muzamil.

    Dikatakan Muzamil, persoalan ini akan dilimpahkan ke pemerintah daerah untuk segera dicarikan solusinya.

    "Untuk diketahui Kempang bukan masuk alat transportasi yang dilegalkan, namun tentunya ini harus ada diskresi dan pengecualian karena termasuk kedalam kearifan lokal. Ini akan kami tindaklanjuti dan diteruskan ke Pemda karena ini perlu perhatian serius, mudah-mudahan ada solusi dari pihak eksekutif dan legislatif agar bisa merumuskan dan ada payung hukum yang Jelas," kata Muzamil.

    Penulis : Win 



     
    Berita Lainnya :
    Polisi Ciduk Satu Pelaku Curat di Meranti, Satu DPO
    Nekat Curi Kabel PT EMP, 3 Warga Teluk Belitung Diringkus Polsek Merbau
    Peduli Generasi Milenial, Anggota DPRD Riau Meriahkan Hari Jadi GAMA Meranti
    Hari Ini, PWI Riau Gelar Pemotongan Hewan Kurban, Rencana Dihadiri Gubri dan Wako
    Polresta Pekanbaru Salurkan 1300 Bungkus Daging Hewan Kurban
    Antisipasi Gangguan Kamtibmas Polres Meranti dan Jajaran Gelar Operasi KRYD
    Bawa Kabur Barang Milik Rekannya, Buruh Sawit Kampar Terciduk Saat Nginap di Hotel Pekanbaru
    Polsek Rangsang Ciduk 2 Pengedar Sabu
    Meski Pandemi Covid-19, Animo Peserta Kurban Idul Adha di Mesjid Baitul Makmur Tambah Naik
    Kejari Pelalawan Eksekusi Uang Kerugian Negara Dari Kasus Dugaan Korupsi
    Kapolres Kampar Gencar Upaya Antisipasi Karhutla
    Kapolda Serahkan 249 Ekor Hewan Kurban Untuk Warga Melalui Panitia Mesjid
    Polisi Di Rengat, Antar Daging Kurban Kepada Warga Disabilitas
    Polisi Grebek Rumah Penyimpanan Rokok Lufftman Ilegal di Kampar
    Idul Adha 1441 Hijriah, Polres Meranti Sembelih 4 Sapi dan 2 Kambing
    Amankan Jalannya Salat Idul Adha, Polres Meranti Siagakan 96 Personel
     
    Komentar Anda :

     
     
    MOST READ
    1 Bersama Senkom
    Wakapolresta Pekanbaru Cek Pos Kesiapan Natal dan Tahun Baru 2018 
    2 Tingkatkan Mutu Dosen , “LPMP UNIKS Gelar Pelatihan Pekerti-AA”
    3 Fekon CUP II UPP Antar Pelajar Se Rohul Kembali Digelar
    4 Polresta Pekanbaru Melaksanakan Pengamanan Peringatan Hari Santri Nasional 2017
    5 Menuju Riau Madani 2018
    Walikota Dr H Firdaus Ngaji Bareng Jamaah LDII Se Pekanbaru
    6 Cek Kesiapan Personil
    Kapolda Riau Pimpin Upacara Gelar Pasukan Operasi Zebra Siak 2017
    7 Sabu 7,5 Kg dan 28 Ribu Butir Ekstasi Senilai 15 M Berhasil Diamankan Polda Riau
    8 Amankan 70 ekor Trenggiling
    Polda Riau Ungkap Pelaku Penyeludupan Trenggiling Senilai Rp.200 Juta
    9 Opini
    Wasiat Kapolri Paling Jujur
    10 Kapolda Riau Bantah Berita Hoax dari media wahanariau.com
     
    BERITA TERBARU
    Senin, 03/08/2020 - 13:09 WIB
    Polisi Ciduk Satu Pelaku Curat di Meranti, Satu DPO
    Nekat Curi Kabel PT EMP, 3 Warga Teluk Belitung Diringkus Polsek Merbau
    Peduli Generasi Milenial, Anggota DPRD Riau Meriahkan Hari Jadi GAMA Meranti
    Hari Ini, PWI Riau Gelar Pemotongan Hewan Kurban, Rencana Dihadiri Gubri dan Wako
    Polresta Pekanbaru Salurkan 1300 Bungkus Daging Hewan Kurban
    Antisipasi Gangguan Kamtibmas Polres Meranti dan Jajaran Gelar Operasi KRYD
    Bawa Kabur Barang Milik Rekannya, Buruh Sawit Kampar Terciduk Saat Nginap di Hotel Pekanbaru
    Follow: